|
||
|
||
|
||
|
||
|
||
|
||
|
||
|
||
|
8 Hal Yang Anda Perlu Tahu Tentang Laki-laki June 10, 2009
Orang Tua Bijak, Sahabat Anak May 22, 2009
Menjadi orang tua tidak ada sekolahnya, dengan demikian untuk menjadi orang tua biasanya mereka berkaca dari apa yang telah mereka alami dulu ketika masih anak-anak. Padahal bisa jadi apa yang dialaminya dulu sudah tidak efektif lagi untuk diterapkan saat ini. Oleh karena itu dalam artikel ini akan diulas bagaimana menjadi orang tua dambaan anak-anak.
Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah :
1. Mau meminta maaf dan mengucapkan mengucapkan terima kasih.
Ketika orang tua mau melakukan hal itu, anak merasa dirinya dihargai, dan pada akhirnya anak juga akan melakukan tindakan yang sama
2. Menepati jika berjanji.
Hendaknya orang tua menepati janji yang telah disepakati bersama anak, karena jika tidak, akan membuat tidak percaya kepadanya.
3. Tidak memberikan “label” pada anak.
Tanpa disadari pemberian “label” kepada anak bisa mempengaruhi perkembangannya karena akan mempengaruhi citra anak terhadap dirinya, dan akhirnya citra semacam itu akan selalu melekat pada dirinya.
4. Senyum dan memberi sentuhan fisik
Senyum adalah sodaqoh, dan anak akan berkembang dengan emosi yang positif ketika orang tua banyak tersenyum kepadanya. Sementara itu ciuman atau belaian singkat akan memberikan rasa aman bagi anak.
5. Lebih baik melakukan tindakan daripada sekedar kata-kata.
Daripada orang tua teriak-teriak ketika anak tidak merapikan mainannya, akan lebih efektif jika ibu bersama-sama dengan anak untuk membereskan semua itu.
6. Lebih merespon ketika anak berbuat negative, daripada ketika anak berbuat positif.
Ketika anak berbuat baik, tidak ada komentar ataupun pujian dari orang tua atas tindakan tersebut, karena orang tua merasa demikian yang seharusnya dilakukan anak. Akan tetapi ketika anak banyak melakukan tindakan yang negatif, orang tua justru meresponnya. Hal ini akan menyebabkan anak cenderung mengulang tindakan negatifnya itu, karena bisa jadi anak berbuat negatif karena ingin mendapatkan perhatian orang tua.
6. Tidak mengucapkan kata “jangan”
Daripada mengatakan “jangan” yang berarti menolak akan lebih baik jika orang tua menunjukkan alternatif lain atas larangan tersebut. Karena ketika dikatakan tidak boleh anak justru penasaran dan justru ingin mencobanya.
7. Menghargai pertanyaan anak.
Anak yang banyak bertanya dan bahkan suka “mengganggu” orang tuanya cenderung lebih cerdas daripada anak yang pasif. Dengan demikian, orang tua yang menstimulasi anak untuk lebih banyak bertanya dan orang tua juga mau menjawab setiap pertanyaan anak akan menentukan kecerdasannya.
8. Tidak menghukum secara fisik
Karena ketika pada awalnya hukuman fisik diberikan, anak akan merasakan sakit dan ia akan menghentikan perilaku negatifnya. Akan tetapi lama kelamaan hukuman fisik ini tidak efektif lagi, karena anak sudah terbiasa dengan rasa sakit itu, walaupun orang tua sudah meningkatkan cara memberi hukuman, yang membuat anak semakin sakit. Selain tidak efektif untuk menerapkan disiplin, hukuman fisik juga bisa melukai harga diri anak dan merugikan hubungan anak-orang tua.
Mengasuh Anak Secara Positif May 22, 2009
Sungguh menakjubkan
bagaimana orangtua yang bahagia dan positif akan menghasilkan anak yang tumbuh
menjadi pribadi yang mempesona.
Berikut ini adalah rahasia pengasuhan anak secara positif :
1. Untuk membesarkan anak yang sehat dan
bahagia, ajarilah anak untuk mencintai dan menyayangi dirinya sendiri. Caranya
: Perhatikan diri Anda sendiri terlebih dahulu. Selalu sediakan waktu bagi diri
Anda pribadi di tengah kesibukan harian Anda. Sediakan waktu bagi Anda untuk
berolahraga, merawat diri, dan meluangkan waktu bagi pengembangan pribadi Anda.
Sadarkah Anda bahwa orangtua yang tidak menghargai dirinya sendiri akan membesarkan
anak dengan sifat serupa!
2. Luangkan waktu yang berkualitas setiap hari.
Talmud berkata “Setiap helai rumput punya malaikat yang membungkuk di
atasnya dan berbisik,’Tumbuh, tumbuh’.” Pemberian terindah dari orang
dewasa adalah menjadi malaikat itu bagi seorang anak yang istimewa. Tunjukkan
betapa Anda sungguh bergembira atas kehadirannya. Jadilah ‘Ahli gembira‘ bagi
putra-putri Anda. Ubahlah waktu mengerjakan tugas harian menjadi momen yang
berharga dan istimewa. Bernyanyi, memeluk, berbagi tawa dan cerita dapat
membuat saat-saat biasa menjadi tak terlupakan.
3. Jadilah pendengar yang baik. Hal ini
bukanlah hal yang mudah bagi orangtua. Betapa sering orangtua menyela dan sibuk
dengan nasehat-nasehat bahkan pada saat anak belum selesai berbicara? Simpanlah
kekuatiran-kekuatiran Anda pada saat mendengarkan. Cobalah untuk mendengarkan
anak Anda sepenuhnya tanpa menghakimi. Anda perlu menahan diri untuk tidak
memikirkan atau memberikan pendapat Anda sendiri. Dengarkan mereka dengan hati
yang terbuka dan penyayang. Lupakanlah diri Anda dan tempatkanlah diri Anda
pada sudut pandang anak Anda. Ajukan pertanyaan-pertanyaan sebagai ganti dari
memberikan pendapat. Cara orangtua mendengarkan tanpa menghakimi akan membuat
anak merasa diterima dan dimengerti.
4. Seringlah tertawa, sebab kegembiraan itu
menular! Anggaplah pada saat ini diri Anda terpilih untuk melakukan tantangan
’30 hari tersenyum bersama keluarga’ ! Anda akan menyaksikan keajaiban dari
kegembiraan dan kasih sayang yang Anda bawa kepada orang-orang di sekitar Anda.
Buatlah momen sehari-hari menjadi luar biasa berkat kegembiraan dan semangat
yang Anda bawa ke dalamnya.
5. Berilah pengakuan dan penghargaan. Latihlah
mulai dari diri Anda sendiri untuk memberikan penghargaan terhadap setiap
keberhasilan, bahkan yang paling kecil sekalipun, yang telah Anda lakukan hari
ini. ‘Pagi ini saya berhasil bangun lebih pagi untuk berolahraga’, ‘Setelahnya
saya berhasil menyiapkan sarapan dan mengantarkan putra saya ke sekolah tanpa
terlambat’, ‘Hari ini saya berhasil sabar menghadapi putra saya’. Ajarlah diri
Anda untuk memberikan penghargaan yang tulus atas tugas-tugas sederhana yang
Anda berhasil Anda selesaikan. Penghargaan ini akan memberi semangat baru dalam
hidup Anda untuk menjalankan tugas yang lebih besar. Luangkanlah waktu 5 menit
bagi diri Anda setiap harinya untuk memikirkan dan menuliskan
kesuksesan-kesuksesan yang telah Anda raih hari ini. Rasakanlah bagaimana hidup
Anda berubah, nikmatilah semangat baru yang mengisi setiap kegiatan Anda. Bagikanlah
penghargaan ini juga kepada anak-anak Anda. Berikanlah pujian, pengakuan dan
penghargaan yang tulus kepada mereka. Ingat, penghargaan yang baik menekankan
pada tindakan, bukan pada prestasi yang dicapai. Ungkapkan penghargaan Anda
secara antusias, sungguh-sungguh, dan penuh cinta. ‘Horeee…putriku ingat
membereskan tempat tidur. Hip, hip, horee…ia bahkan membantu ibu menyapu
lantai!’ Berikan pelukan terbesar yang dapat diterimanya. Pengakuan dan pujian yang
tulus mempunyai kekuatan untuk mengubah!
6. Disiplinkan anak dengan hormat. Ajarkanlah
anak turut bertanggung jawab atas tugas-tugas rutin dalam rumah tangga. Anak
yang secara aktif turut dilibatkan dalam tugas rutin dalam rumah tangga pada
masa dewasanya akan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar. Perbaiki
kesalahan mereka dengan kelembutan namun Anda harus terus-menerus konsisten. Berikan
konsekuensi yang wajar dari pelanggaran dengan tujuan untuk mengajarkan
tanggung jawab. Janganlah memarahi apalagi mempermalukan anak di depan orang
lain atas kesalahan yang mereka perbuat. Ajaklah mereka ke tempat sepi untuk berbicara
hanya empat mata dengan Anda. Berikan pengertian sejelas-jelasnya mengapa
tindakannya salah. Mintalah anak meminta maaf bila ia berbuat salah. Anda pun
perlu meminta maaf kepada anak di saat-saat Anda bersalah atau melalaikan janji
Anda kepada mereka. Disiplinkanlah anak tanpa menunjukkan kuasa dan kemarahan
Anda, maka anak akan belajar tumbuh dengan pengendalian diri yang tinggi.
Sampaikan pesan kepada mereka bahwa meskipun perilaku mereka masih perlu
ditingkatkan, namun Anda sebagai orangtua tetap menyayangi dan menyukai mereka.
7. Berilah ruang bagi putra-putri Anda untuk
melakukan kesalahan. Ingatlah, bahwa setiap orang, apalagi seorang anak, berhak
untuk melakukan kesalahan. Kesalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran.
Temukanlah kebaikan dalam kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan, maka anak
Anda akan belajar untuk berani berjuang menghadapi tantangan dan resiko.
8. Jalani hidup Anda dengan nilai-nilai yang
pasti: kejujuran, tanggung jawab, dan semangat saling membantu. Tunjukkanlah
dalam keseharian Anda bagaimana Anda selalu konsisten dengan nilai-nilai ini. Libatkan
juga putra-putri Anda dalam kegiatan sosial yang secara rutin Anda lakukan. Putra-putri
Anda pun akan tumbuh dengan karakter positif yang kuat dalam diri mereka.
9. Fokuskanlah perhatian Anda pada hal-hal yang
berjalan benar. Milikilah keyakinan yang meneguhkan keluarga Anda di saat-saat
sulit. Anak-anak Anda akan belajar menjadi pribadi yang optimis dan bersyukur
setiap hari. Latihlah sikap positif dengan menemukan hal-hal positif dalam
setiap hari Anda dan bersyukurlah atasnya selalu.
Cintailah anak Anda
dengan tulus tanpa syarat, dan ungkapkanlah besarnya kasih sayang Anda tersebut
kepada mereka. Anak yang berada dalam kasih sayang yang tulus akan tumbuh
dengan lebih bergembira, percaya diri, menyenangkan, serta dapat diandalkan
sifat berdasarkan golongan darah… May 19, 2009
- Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
- Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
- Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
- Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
- Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
- mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
- Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.
Gologan darah B
- Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
- Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
- Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
- Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
- Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
- Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.
Gologan darah O
- Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
- Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
- Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
- Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
- Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
- Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
- Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.
Gologan darah AB
- Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
- Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
- Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.
- Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
- Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
- Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.
Komentar